Tuesday, March 27, 2007

REPUBLIK GELISAH

PSIKOTES POLISI

Aku kaget mendengar berita hari ini. Sangat. Aku tak habis pikir negara ini sangat bobrok dengan segala yang ada di dalamnya. Mulai dari sistem pemerintahan, pendidikan, militer, para polisi, anggota DPR dan lain sebagainya. Hari ini, aku sadar bahwa orang Indonesia memang perlu terapi kejiwaan dan sedikit ”jamu” yang bisa membuat orang waras dari sakit jiwanya.

Di televisi, aku mendengar ada bawahan yang menembak mati atasannya. Dan kalian tahu dari institusi mana berita ini datang? Yup, dari institusi bernama kepolisian. Peluru yang disarangkan ke tubuh sang atasan berjumlah sekitar 20 butir peluru. Padahal, setiap polisi hanya dibolehkan memiliki sekitar 18 peluru. Sungguh aneh.

Dari kasus ini, polisi melakukan tindakan preventif berupa tes psikologi bagi para anggota polisi di Semarang. Kenapa di Semarang? Karena kejadian polisi bunuh polisi terjadi di Polda Semarang. Sekitar 200 orang polisi mengikuti tes psikologi untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengendalian diri para aparatur negara ini. Lalu, bagaimana dengan hasilnya? Rasanya kita semua harus mengucapkan selamat kepada para polisi yang telah bersedia mengikuti tes psikologi ini. Dari 200 orang peserta, hanya sekitar 15 orang saja yang lulus tes. Selebihnya tidak lulus. Aku tak tahu apakah tes psikologi ini ada tes perbaikan dan remidial. Aku juga ragu apakah 15 orang polisi yang lolos kualifikasi benar-benar murni lulus. Aku takut mereka saling bekerja sama dan nyontek.

Saatnya kita ucapkan selamat kepada para aparatur negara. Mari kita ucapkan selamat. SELAMAT MENUJU KEHANCURAN INDONESIA PAK POLISI!!!


LAPTOP ANGGOTA DPR

Anggota DPR saat ini memang aneh. Aneh kelakuannya. Aneh gayanya. Aneh maunya. Lihat saja kursi kosong di gedung DPR. Kenapa kursi yang dulu mereka perjuangkan mati-matian kini dibiarkan kosong? Kenapa kursi itu dibiarkan kosong? Mungkin mereka telah bosan memperebutkan kursi. Setelah menjadi anggota DPR mereka lebih senang memperebutkan yang lain. Entah itu uang, persepsi pribadi/ golongan dan bahkan (mungkin) wanita.

Kasus skandal sex juga telah mencoreng muka lembaga perwakilan rakyat. Masih ingat kasus video ”binatang” antara ME dan YZ? Itu adalah salah satu kelakuan anggota dewan. Aku juga tidak memungkiri (mungkin) selain YZ masih banyak anggota dewan—sebut saja anggota hewan—lainnya yang coba-coba berbuat dan mencoba perilaku ”hewani” tersebut. Hanya saja tidak ketahuan karena mereka tahu bagaimana merahasiakan skandal sex-nya. Sedangkan YZ tidak tahu bagaimana seharusnya skandal sex yang baik dan benar menurut sudut pandang DPR. Intinya, teman-teman YZ sedikit lebih cerdas dalam merahasiakan hubungan gelapnya. YZ sendiri bisa dibilang agak sedikit terbelakang dalam masalah ini.

Anggota DPR itu latah. Segala-gala ngikut. Peraturan anu ngikutin negara anu. Sistem keamanan ngikut sistem buatan negara anu. Sampai-sampai gaya bercinta ME dan YZ meniru gaya panda hamil ala China.

Tak terkecuali dalam masalah teknologi. Kabarnya, tiap-tiap anggota DPR akan diberi fasilitas tambahan. Dan katanya, fasilitas tambahan ini diinspirasi oleh salah satu acara infotainment di salah satu TV swasta. Tahun ini merupakan era kebangkitan Tukul Arwana. Dia telah menginspirasi DPR untuk kembali ke laptop. Ya, tiap-tiap anggota DPR rencananya akan diberi laptop.

Yang menjadi pertanyaan, apakah dengan gaji anggota DPR sekarang ini mereka tidak bisa membeli laptop dari gajinya sendiri? Apakah gaji yang diterima tidak mencukupi untuk membeli laptop merek terkenal? Apakah anggota DPR masih merasa belum cukup dengan gaji kisaran 15 juta-an perbulan sehingga DPR harus ”menafkahi” mereka dalam urusan laptop?

Pertanyaan tidak hanya sampai di situ. Masih banyak hal ganjil dalam urusan pengadaan laptop ini. Apakah semua anggota DPR telah melek sama teknologi? Kalau belum, lebih baik pihak DPR memfasilitasi setiap anggotanya untuk kursus laptop terlebih dahulu. Bukankah itu lebih bermanfaat. Aku takut jika nanti setiap anggota diberi fasilitas dan tidak tahu bagaimana cara menggunakan laptop yang benar, bisa-bisa ada acara nonton film porno bareng bersama anggota DPR di laptopnya masing-masing. Bukankah ini sangat membahayakan negara? Betul tidak ibu-ibu?

Bayangkan, laptop yang akan diterima tiap anggota harganya sekitar Rp 21.000.000,00. Wow, harga yang sangat fantastis untuk ukuran sebuah laptop. Jika dibandingkan dengan harga motor bebek yang paling bagus pun masih kalah.

Roy Suryo, pakar di bidang IT mengatakan, ”Untuk ukuran laptop, harga 21 juta itu sungguh harga yang sangat fantastis. Bahkan, dengan harga 7-8 juta pun pemerintah masih bisa mendapatkan laptop dengan kualitas dan merek terkenal”.

Namun alhamdulillah sekali ternyata eh ternyata si laptop ini nggak jadi dikasihin sama anggota DPR karena banyaknya reaksi yang menolak. Kita juga sebagai rakyat mesti mensyukuri gagalnya ”peristiwa” terbodoh dalam sejarah Indonesia ini. Kita bersyukur sekaligus mensyukuri semua anggota DPR akhirnya tidak terjerumus pada kasus yang sedikit kontroversial. Dengan keputusan ini, semoga saja nonton bareng film ”esek-esek” berdurasi ± 20 detik di DPR tidak terjadi. Semoga anggota DPR jadi sadar dan membelanjakan sebagian gajinya untuk beli laptop. Semoga kasus yang lebih bodoh dari ini—semisal pembelian pesawat terbang untuk masing-masing anggota dewan—tidak lagi terjadi di negara Indonesia. Semoga saja.

Jika masih bisa dapat laptop dengan harga murah dan kualitas bagus, mengapa harus bayar lebih mahal???? Kan sisanya untuk korupsi, mark up dan kepentingan pribadi. Tolong jangan bilang KPK soal kasus ini. Nanti aku kasih kamu 5% dari pengadaan laptop ini, OK?



IRONI GRANDMASTER


Pagi ini, sebelum aku berangkat kuliah, seperti biasa ayahku udah stand by nonton TV.
Eits, jangan salah dulu. Babeh isnt watching a rubbish programe. He is watching some news. Menurut penelitian, laki-laki cenderung mahluk yang tidak sabar, mudah bosan pada sesuatu dan lebih senang menggonta-ganti channel TV. Intinya, ayahku termasuk orang yang nggak bisa setia sama satu stasiun televisi.

Ketika ada berita penting di Metro, dia ganti channel dari RCTI ke Metro. Terus, kalo di Metro beritanya bosenin dia ganti channel ke Trans TV. Seperti itulah siklus pergantian berita menurut sudut pandang Babeh.

Ketika ada berita mengenai anak-anak umur 10 tahun yang menjadi grandmaster catur tingkat ASEAN, Babeh jadi penasaran dan mulai ”memanas-manasi” adikku yang duduk di kelas 5 SD agar dia juga termotivasi. Karena rasa penasaran segede gunung dan sedalam lautan (alaaachh...) Babeh nggak gonta-ganti channel lagi. Dia mencoba untuk ”setia” dan ngajanteng buat nonton SCTV.

Setelah lama menunggu akhirnya berita tersebut muncul ke permukaan. Di sana tampak sang presenter (Bayu Sutiono kalo gak salah mah) sedang duduk di hadapan seorang anak kecil bernama Masruri. Kalo ga salah sih yang namanya Masruri ini masih duduk di kelas 6 SD. Orangnya sedikit pemalu, tidak terlalu blak-blakan, wajahnya tidak dewasa, gaya bicaranya sederhana dan dia tidak kuliah (ya iyalah....secara dia masih SD!).

Bayu Sutiono sebagai presenter mulai mewawancarai Masruri. Ternyata Masruri ini sangat berbakat jadi pecatur. Dia pernah jadi Grandmaster catur anak-anaak se-ASEAN. Pernah juara tingkat nasional. Pernah juara tingkat anu di anu. Pernah menyabet piala anu dan segudang prestasi lainnya. Hebat sekali. Gue aja sampe iri sama dia.

Ternyata sang presenter orang yang sangat kreatif. Selain wawancara dan tanya jawab serta jawab-tanya (kok kayak yang sama ya??? Bedanya apaan sih?), Bayu menantang Masruri bermain catur cepat (blitz) di depan kamera TV. Dan, siapakah pemenangnya? Kalian pasti udah bisa nebak JRENG....JRENG....JRENG......Ya dialah Masruri. Percaya ato nggak, Masruri naklukin Bayu hanya dalam beberapa langkah. Its AMAZING!

Setelah itu, berlanjut pada sesi wawancara lagi. Pada sesi kali ini, Bayu lebih mengarahkan pertanyaan ke masalah kesejahteraan Masruri dan keluarganya. Ternyata kesejahteraan Masruri tidak bersinar layaknya prestasinya di bidang catur. Masruri tinggal di pinggiran ibukota. Hidupnya sangat memprihatinkan. Selepas pulang sekolah dia harus membantu ibunya berjualan. Keluarganya sangat pas-pasan. Bahkan jika keluarganya ingin melihat dia bertanding, maka ibunya harus mencari pinjaman sana-sini. Dan yang lebih mengagetkan lagi ketika Bayu bertanya:


Memang berapa uang yang kamu peroleh ketika menjadi grandmaster di Jakarta?”

”Waktu itu saya dapet piala. Saya berharap waktu itu mendapat uang. Tapi ternyata tidak. Akhirnya, saya pulang dari Ancol ke rumah jalan kaki”.


Kalian denger kan? Dia jalan kaki setelah menjadi Grandmaster dan mengharumkan nama bangsa di pentas dunia!!! Sungguh pengorbanan yang hebat! Ini yang harus dicontoh.

Aku nggak bisa bayangin, sebenernya tugas menpora itu ngapain sih? Masak orang yang udah jelas-jelas ngebela bangsa dibiarin gitu aja. Sementara ”spesies” semacam Nurdin Halid—sang koruptor kasus gula impor dan pernah mendekam di penjara ketika ia masih menjabat—dipertahankan sampai saat ini sebagai ketua PSSI. Apa menpora nggak peduli sama nasib anak ini dan lebih mengutamakan koruptor? Aku rasa ini adalah hal terbodoh untuk kesekian kalinya yang dilakukan pemerintah. Pemerintah itu lebih banyak bodohnya daripada pinternya. Kapan ya pemerintah kita bisa cerdas???

Kembali lagi ke masalah wawancara tadi. Melihat fakta seperti ini, Bayu menyeru pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib atlet. Juga menyebut menpora Adhyaksa Dault bertanggung jawab atas kasus semacam ini jangan sampai terulang lagi.

Hmmm...ini baru kasus atlet catur. Mungkin di luar sana masih banyak Masruri-Masruri lainnya dan berprestasi di bidangnya masing-masing. Semoga kasus seperti ini menjadi pelajaran dan menjadi cambukkan bagi bangsa ini supaya lebih peka terhadap nasib rakyatnya. Rakyat yang baik tidak pernah mempermasalahkan seberapa besar pemberian dari penguasa. Namun penguasa yang goblok tidak pernah memberi nafkah terhadap rakyatnya walaupun sang rakyat telah berjasa!!!


Bandung, 27 Maret 2007

Skak matt!!!

Thursday, March 08, 2007

ATHEIS G*BL*K!!!

Percakapan ini diinspirasi dari kisah nyata selama gue ikutan pesantren mahasiswa Unisba di Ciburial tercinta hweu…2007x. Bagi sebagian orang yang merasa tersinggung dengan percakapan ini, harap kasih comment yang lebih rasional dan logis. Dan bagi para atheis di seluruh dunia khususnya di Indonesia, gue tantang kalian untuk menjadi tuhan (memakai “t” kecil, bukan dengan “T” besar) jika kalian terus memepertanyakan siapa itu Tuhan.

Dengan senang hati, gue memakai nama asli aja deh daripada pake nama samaran atau nama popular. Kenapa? Karena biar lebih gentle aja. Ajang debat kali ini harus bener-bener debat usir antara dia sama gue. TITIK.

Perdebatan ini melibatkan satu mahasiswa dari fakultas Syariah (Zakky) yang lucu dan imut hweu…2007x. Sedangkan lawannya adalah mahasiswa fakultas Hukum (Aries) yang (maaf) sangat menyedihkan huhuhu….


Aries : Zak, kamu percaya Tuhan gak?

Gue : Percaya.

Aries : Terus, apa buktinya Tuhan itu ada?

Gue : Banyak. Dunia ini salah satu contohnya.

Aries : Tuhan keliatan ga?

Gue : Ya nggak atuh.

Aries : Berarti Tuhan nggak ada. Bener ga?

Gue : Ya nggak atuh.

Aries : Terus, kalo ada mana buktinya? Buktinya Tuhan gak keliatan.

Gue : Ya iyalah gak keliatan. Kita kan Cuma mahluknya. Jadi yang punya kuasa atas segala sesuatu hanya Tuhan sendiri (mencoba untuk tidak emosi—sabar).

Aries : Gini, sesuatu yang ada berasal dari yang ada pula. Nggak mungkin sesuatu berasal dari ketiadaan. Bener, kan?

Gue : Ya.

Aries : Berarti Tuhan itu nggak ada. Karena Tuhan itu nggak keliatan.

Gue : (Nih orang mikirnya pendek banget ya.) Lho? Kata siapa? Al-Quran udah cukup bukti nunjukkin ke kita kalau Allah itu ada.

Aries : Gue nggak percaya Quran. Persetan dengan Quran. Semua yang ditulis di Quran itu bohong! Dan Muhammad adalah si pembohong!!!

Gue : (Darah gue udah mendidih nyampe 400) Sebentar! Bisa dijelasin kenapa lo ngomong kayak gitu?

Aries : Huh! Quran itu Cuma buatan manusia bernama Muhammad. Bisa aja dia itu membuat Quran untuk membodohi bangsa Arab supaya meraih kekuasaan di Arab. Gue juga nggak percaya sama isi Quran! Quran itu Cuma perkataan Muhammad!!!

Gue : (Kalo body gue gede, gue udah hajar tuh orang jelek bernama Aries. Sayangnya body gue kecil huhuhu…) Lho? Quran kan udah ngejamin bahwa nggak ada seorangpun di dunia ini yang bias bikin ayat semisal Al-Quran walopun lo sekongkol sama professor jahat sekelas Robert Morey (im sure you know who I mean, right?) bahkan kalo lo sekongkol sama jin sekalipun, lo ga bakal bisa bikin ayat yang nandingin Quran!

Aries : Persetan sama Quran!!! Bisa aja kan Muhammad bikin ayat kayak gitu supaya manusia nggak kreatif dan tidak membuat ayat baru. Nah itulah yang dinamakan pembodohan! Gue juga nggak percaya kalo Muhammad itu nabi! Muhammad itu Cuma maniak seks! Istrinya aja ada 9. Ini nandain kalo dia itu maniak seks!!!

Gue : (Ya Allah, si buruk rupa ini telah memfitnah nabi gue dengan sedemikian keji! Gue kaget banget ada anak semester 1 yang bilang kayak gini. Gue tahu, kayaknya anak yang bernama Aries ini cemburu sama nabi karena nabi punya istri 9 sedangkan si Aries sendiri cintanya ditolak sama cewek. Huhuhu…malangnya nasibmu. Sudah malang, berwajah buruk rupa, menghina orang pula. Sungguh nista dan tidak sportif…) Ya nggak dong. Muhammad nggak kayak gitu! Apa kamu tahu latar belakang kenapa nabi mempunyai istri 9?

Aries : Ah, persetan! Sekali maniak tetep maniak seks!

Gue : Ya nggak gitu. 8 dari 9 istri nabi adalah janda. Kalo misalnya nabi itu maniak seks, kenapa dia nggak nyari yang perawan aja buat dikawinin? Kenapa harus yang janda? Ini bukan masalah maniak atau nggaknya. Nabi melakukan hal ini karena berkaitan dengan tugas kerasulan.

Aries : Mau bukti apa lagi? Terus, kamu tahu pas nabi dapet wahyu di Gua Hira? Gua Hira kan kecil terus dating malaikat Jibril dari belakang seraya mendekap nabi. Itu berarti nabi homo sama malaikat!!!

Gue : (Goblog!!! Ini yang ngomong orang atau cucunya iblis sih? Darimana dia bisa tahu malaikat punya kelamin? Apa dia dokter spesialis kelamin Malaikat?) Kata siapa? Itu konteksnya beda. Kayak gini aja, ada ayat yang artinya : tangan Allah berada diatas tangan mereka. Apa di sini secara nyata Allah punya tangan layaknya manusia? Nggak kan? Arti tangan di sini berarti kekuasaan, bukan tangan layaknya tangan manusia.

Aries : Alah, sebodo amat! Gue nggak percaya sama Tuhan!

Gue : Kalo kamu nggak percaya sama Tuhan, terus kenapa kamu Shalat? (Mencoba untuk mematahkan serangan bertubi-tubi yang dibangun oleh si muka jelek)

Aries : Y ague mah olah raga aja Sholat teh (dengan wajah santai dan tanpa dosa ia bilang seperti itu!!!)

Gue : (Anjr**t!!! Jadi selama ini Sholatnya cuma buat olah raga aja??? Gue udah ngerasa terhina dengan semua omongan ini!!!) Terus, apa yang kamu rasakan setelah Shalat?

Aries : Ya seger lah. Namanya juga olah raga (dengan tanpa dosa ia berkata seperti itu).

Gue : Terus, ngapain kamu Shalat tapi nggak percaya Tuhan?

Aries : Ya konsep hidup saya memang beragama, tapi saya tidak mengakui Tuhan.

Gue : Ooo….(gwelo banget nihy orang. Ngelesnya jago banget!!!)

Aries : Tuhan itu ada karena manusia ada!

Gue : OK, gue terima pendapat lo. Sekarang kita berdua nggak usah bawa-bawa Al-Quran lagi kalo ngobrolin masalah logika. Kalo ngobrolin masalah logika kita pake logika dan akal sehat, key. Bukan akal busuk!

Aries : OK.

Gue : Baik. Sebagai manusia gue punya landasan hidup dan keyakinan. Gue mau Tanya, landasan hidup lo apa?

Aries : Ya landasan hidup gue ya diri sendiri.

Gue : Diri sendiri? Maksudnya?

Aries : Ya landasan dan dasar hidup gue ya diri gue sndiri!

Gue : Hmmm,,,landasan hidup yang aneh! Kalo gue udah punya landasan hidup yaitu Quran dan Sunnah. Umat Kristen punya bible. Nah lo sendiri apa?

Aries : (Diam…tak berkata sepetah kata pun…bingung)

Gue : Ya udah, kalo lo bingung dan nggak percaya Tuhan gue Bantu lo buat nemuin dasar hidup lo (gimana nggak baiknya seorang Zakky? Temen yang udah bikin dia panas hati aja masih mau dikasih bantuan). Nih, gue punya kertas sama pulpen. Sekarang, kalo lo masih beranggapan Muhammad itu pembohong dan Quran itu palsu, gue minta lo bikin wahyu sendiri.

Aries : (Diam…bingung…tidak ada kata yang ia ucapkan)

Gue : Kalo lo emang ngerasa paham lo paling bener, pastinya lo punya dasar yang kuat. Nah, gue tawarin lo bikin wahyu saat ini juga!

Aries : (Maka mulailah si orang jelek ini menuliskan wahyu di atas secarik kertas putih bersih dan suci. Seolah-olah ia sedang menodai kesucian dan keperawanan sang kertas huhuuhu… Dan tahukah kalian apa yang ia tulis?) “Manusia itu diciptakan dari tanah melalui proses bertemunya ovum dan sperma”.

Gue : (Ha…ha…ha…Orang ini goblog ato emang udah keturunan jadi bodoh ya?) Sorry, bukannya gue nggak interest sama wahyu yang lo bikin. Sorry fren, kalimat kayak gini udah ada di surat Al-Mu’minun ayat 12-14. Jadi dengan kata lain, kamu dengan sangat tidak teliti dan semena-mena telah mencoba untuk memplagiat ayat-ayat Quran.

Aries : Mmm…plagiat itu apa?

Gue : (Ha…ha…ha…Tuh kan? Apa kubilang? Orang ini udah dari sononya gebleg) Plagiat itu artinya ngejiplak hak cipta orang lain. Ibarat lo bikin lagu terus dijual. Eh tiba-tiba orang mulai ngebajak lagu lo!

Aries : Ya gue nggak percaya sama Quran!!! Quran itu bohong! Muhammad itu bohong!!!

Gue : (Dia mengalihkan pembicaraan. Dan ini adalah salah satu strategi mereka supaya kita dibikin nggak focus) Sebentar dulu goblog! Lo jangan jelek-jelekin orang lain! Gue juga bisa nyebut lo wajah buruk rupa dan kulit hitam kusam!!! Sekarang, lo jawab pertanyaan gue: Lo ngejiplak kalimat ini dari Quran kan? Jawab ya ato tidak!!!

Aries : (Diem dan mikir panjang. Dan dengan malu-malu bagong, akhirnya dia menganggukkan kepala tanda YA!)

Gue : (Hore…berhasil…berhasil…hore!!! Akhirnya lo ngaku juga) Sekarang gini. Lo bilang tadi kalo lo nggak percaya sama Quran kan?

Aries : Ya.

Gue : Lo sendiri ngambil dasar dari Quran. Apa lo nggak malu?

Aries : (Diem)

Gue : Gini, lo kan nggak percaya sama Quran dan menganggap Quran itu salah. Bener kan?

Aries : Ya.

Gue : Wahyu yang lo bikin sama persisnya dengan Quran surat Al-Mu’minun ayat 12-14. Berarti wahyu yang lo bikin sama salahnya denga Quran. Bener kan?

Aries : Pokoknya gue nggak percaya Quran. Muhammad itu bohong!!! Bla…bla…bla…

Gue : OK, OK, OK!!! Kita udah sepakat jangan pernah ngehina, key? Kita udah sepakat!

Aries : (Diem + nyengir kuda = mahluk buruk rupa)

Gue : Sekarang lo tinggal jawab pertanyaan gue, secara logika wahyu yang lo buat sama salahnya kan dengan Quran? Jawab YA atau tidak!

Aries : (belepep…belebep…hanya menganggukkan setengah kepalanya tanpa rasa ikhlas dan sportif menerima kekalahan)

Gue : Nah, gitu dong! Kalo salah ya ngaku salah. Kalo bener ya ngaku bener! (Tapi kalo wajah lo jelek ngaku jelek, mendingan gak usah ngaku di depan gue and temen-temen. Nggak ngaku juga gue ama temen-temen udah tau kalo lo tuh emang jelek! Mendingan lo ngaku di infotainment aja. Itu jelas sebuah sikap yang berani dan gentleman, Ris. Hwa…hwa…hwa…).

Aries : (Diem + mata tajam tak menerima kekalahan = wajah iblis!)

Gue : Gue berani jadi pengikut lo, asal lo bener! Gue nggak mau jadi pengikut orang-orang liuer kayak lo! Beresin dulu otak lo, baru ngomong!


Based on a true story. Based on true person. Based on a true location. It so real…


Ada lagi satu kisah yang sangat bodoh untuk diketawain bareng-bareng. Begini cerita temen gue….


Aries : Ga, lo percaya Tuhan?

Rangga : Percaya.

Aries : Tuhan keliatan ga?

Rangga : Nggak.

Aries : Berarti Tuhan nggak ada.

Rangga : OK. Lo punya otak nggak?

Aries : Punya.

Rangga : Otak lo keliatan gak?

Aries : Nggak.

Rangga : Berarti lo nggak punya otak!

Aries : …..????


Hweu…hweu…hweu…Orang gebleg mencoba untuk menghilangkan Tuhan dengan rasio dangkal? Subhanallah sekali ya si orang gebleg tersebut huhuhu…


Gw kasih tips untuk lebih mengenali orang-orang atheis tapi bermuka dua. Maksudnya, mereka nggak percaya Tuhan tapi masih melakukan ibadah yang didalamnya justru mengagungkan Tuhan sendiri. Mereka pengen ngehancurin agama Islam dari dalam dan membentuk islam baru menurut sudut pandang mereka. Ini dia tipsnya :

  1. Sikap baik, ramah lingkungan dan bebas polusi. Maksudnya, kesan mereka itu baik, sopan dan selalu peduli. Hati-hati ya orang yang first impression-nya kayak gini. Tapi bukan berarti buruk sangka dunk…

  2. Hati-hati kalo udah nyerempet masalah Aqidah. Biasanya mereka memulai pertanyaan dengan kata-kata seperti ini : “kamu percaya nggak Tuhan itu ada?” atau “Benar nggak sesuatu itu berasal dari yang ada?” atau “kamu masih percaya sama Muhammad dan agama?” dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang membuat kalian seakan-akan disentil keimanannya.

  3. Jika kalian sudah masuk perangkapnya, pertama-tama yang akan dikuasai adalah emosi kalian. Kalian akan dibuat marah dan kesal oleh hinaan dan cacian mereka terhadap Tuhan, nabi dan agama. Semisal : Tuhan itu ada karena manusia ada (yang ini kayaknya nyontek dari album RADJA. Kesimpulan gue, orang-orang atheis itu salah satu penggemar RADJA huhuhu…). Agama itu candu dan membuat bodoh manusia dan lain sebagainya.

  4. Kalo emosi kalian udah kena, kalian nggak bisa berpikir rasional lagi. Dan bahayanya, pola pikir kalian akan dibentuk dan didoktrin sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kehendak mereka.

  5. Jika berargumen, jangan sekali-kali pakai dalil Quran atau hadits. Karena mereka itu orang-orang yang nggak berpendidikan agama (kan gue udah bilang, Iqro 1 aja belum tentu tamat, apalagi khatam Quran). Percuma mulut kalian berbusa-busa ngeluarin dalil tapi nggak dianggep.

  6. Pakai logika dan akal sehat, bukan akal bususk! Ikuti kemana ia membawamu pergi dan ketika ada kesempatan, ubahlah skor akhir menjadi 2-1 untuk keunggulan kita.

  7. Jangan mau kalah kalo ngomong sama orang gebleg semisal si Aries. Kalo lo nggak aktif, mereka akan menguasai jalannya pertandingan.

  8. Jangan lupa, kendalikan emosi dan membaca doa sebelum tidur (Lho? Kok iso?)

  9. Kalo lo ngerasa nggak bisa nandingin mereka, minta bantuan sama para ahli semisal dukun atau paranormal buat nyantet mereka hweu…2007x. Nggak ketang. Cari temen yang bisa diajak debat masalah kayak gituan. Soalnya ini akan sangat berakibat fatal terhadap masa depan bangsa dan Negara. Selamat mencoba tips dari gue…..


Si Aries itu termasuk golongan manusia yang kalo ada razia muka jelek pasti dia kena tilang sama petugas pembersih muka blangsak hwa…hwa…Sorry Ries gue sengaja. Gue nggak percaya sama lo karena:


  1. Omongan lo ngaco

  2. Nantangin Tuhan padahal lo sendiri ciptaan-Nya

  3. Belagak dan sombong. Padahal khatam Quran dan Iqro 1 juga kayaknya belom

  4. Ilmu lo dangkal dan Cuma ngandelin logika doang

  5. The last, muke lo blangsak dan tidak memenuhi standar yang meyakinkan untuk mencapai sebuah derajat kegantengan yang agung. Gue saranin ya, daripada lo nyari mangsa buat dapetin pengikut yang bisa lo doktrin semau lo, mendingan lo mulai benahin muke lo yang sangat mengkhawatirkan itu. Sekali lagi gue yakin, kalo ada razia wajah jelek lo pasti ketangkep!


Kalo lo ngerasa jago buat debat tentang Tuhan, jangan cari mangsa orang awam dan yang nggak paham masalah agama dan Tuhan. Cari orang yang seimbang dan tahu banyak soal Tuhan!


Note: Kejadian ini nyata dan benar-benar terjadi. Jadi bagi kalian yang belom pernah ngalamin hati-hati karena mereka bergentayangan di sekitar kita. Let save our generation!!! We haven’t much time to spend our time!!!